Sekilas Cahaya dalam Kelamnya Harapan Mendapatkan Buah Hati

Judul               : I Am Sarahza

Penulis             : Hanum Salsabila Rais (Penulis pertama)

Rangga Almahendra (Penulis Kedua)

Penerbit           : Republika Penerbit

Tahun terbit     : April 2018

Tebal Buku      : 370 halaman

Genre              : Fiksi keluarga dan romantisme

Sekilas Cahaya dalam Kelamnya Harapan Mendapatkan Buah Hati

            Novel berjudul I Am Sarahza karya penulis ternama Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra. Pasangan suami istri ini telah banyak menorehkan berbagai catatan kehidupan pribadinya dalam bentuk novel. Berbagai genre novel yang ia ciptakan selalu laris dipasaran dan menjadi best seller. Salah satu novelnya yang berjudul Faith & The City telah di adaptasi ke sebuah film layar lebar berjudul Hanum & Rangga yang rilis pada tanggal 6 November 2018. Setelah sukses dengan novel berjudul Bulan Terbelah di langit Amerika yang menceritakan perjalanan spiritual dan sejarah Islam yang ada di Eropa. Mereka kembali dengan kisah berbeda tetapi dari latar belakang yang sama yaitu pengalaman hidup yang diabadikan dalam sebuah karya berjudul I Am Sarahza. Keserasian yang dibangun oleh kedua penulis dalam menciptakan berbagai karya ini begitu terasa dan berkaitan dengan indah, sehingga minim ketimpangan ataupun keselarasan alur cerita.

Ada pasangan yang baru menikah dan langsung diberikan keturunan.  Namun, ada juga yang telah lama menikah tetapi tidak segera mendapatkan buah hati. Latar belakang dari kedua hal tersebut tentu berbeda-beda, baik itu karena memang mandul atau memang tengah diuji untuk terus bersabar. Begitulah cerminan dari isi novel ini, mengisahkan tentang pengalaman pribadi Hanum dan Rais untuk mendapatkan Sarahza dengan penuh perjuangan dan penantian panjang.

“Dari alam rahim, aku menyaksikan bagaimana kedua orang tuaku jatuh bangun memerolehku. Melewati puluhan terapi, menghadapi ratusan jarum suntik, sayatan pisau, operasi, berkali-kali inseminasi, dan gagal bayi tabung, bahkan menuai badai depresi”. Itulah salah satu kutipan yang terdapat di novel I Am Sarahza yang mengisahkan betapa besar keinginan orang tua untuk memiliki seorang anak. Untuk bisa memperoleh buah hati ada tantangan besar di depan mata yang harus dihadapi. Semua itu adalah perjuangan dan bukti kasih sayang ibu yang tiada tara meskipun memiliki risiko besar mengorbankan nyawanya sendiri.

Kisah dalam novel I Am Sarahza ini dituturkan oleh tiga tokoh berbeda dari sudut pandang masing-masing yang saling berkaitan, yaitu dari sisi Hanum, Rangga, dan Sarahza. Dari ketiga titik fokus berbeda tersebut, kita akan disuguhkan sebuah karya dengan keutuhan cerita yang begitu inspiratif tetapi juga sangat mengharukan yang akan mengaduk-aduk perasaan para pembaca.

Sajian dalam novel ini menjelaskan secara lengkap dan rinci bagaimana keterikatan tokoh satu dan lainnya menyatu dalam satu perpaduan kisah harmoni kekeluargaan. Dari sisi Hanum, pembaca akan ikut merasakan betapa besar keinginannya untuk bisa segera hamil seperti wanita normal lainnya yang bisa menyusui dan memberikan kasih sayang penuh. Hanum juga merasakan keterpurukan yang diselimuti dengan putus asa dan kesedihan. Serta ia mendapatkan energi yang memiliki kekuatan luar biasa untuk terus mencoba dan mengikuti prosedur kehamilan berkali-kali. Dari sisi Rangga, pembaca akan semakin merasakan keharuan dengan perjuangannya untuk menguatkan dan meneguhkan hati sang istri, melakukan hal yang terbaik untuk istri tercinta, hingga usaha yang tak pernah lekang dilakukan demi sang istri agar lekas mempunyai anak. Sementara itu dari sisi anak yang bernama Sarahza, kita sebagai pembaca akan diajak untuk mendengarkan isi hatinya dalam penantian panjang di Lauhul Mahfuzh. Agar lekas terlahir ke dunia menatap kegigihan orang tuanya untuk bisa mendapatkan dirinya.

Bagi pasangan yang sedang berjuang untuk lekas mendapatkan momongan, novel I Am Sarahza ini bisa menjadi pemompa semangat agar tidak putus asa. Dalam sebuah harapan pasti akan ada kehidupan. Meskipun akan menemui kegagalan di tengah jalan, bukan berarti akan menjadi hal yang mustahil untuk dicapai dan dilalui.  Setiap orang pasti memiliki ujian hidup masing-masing, siapapun orang yang dapat melewati ujian mereka akan naik satu level lebih tinggi.

Novel I Am Sarahza bisa dibaca oleh siapapun baik muda atau tua dari berbagai gender, yang merasa sedang berada dalam titik terendah dalam hidupnya. I Am Sarahza akan membawa kita dalam rasa haru dan kepedihan yang mendalam, tetapi dari situlah banyak hal inspiratif yang akan menggugah semangat hidup untuk terus berjuang. Kisah inspiratif untuk bekal berumah tangga di masa yang akan datang. Serta dapat memberi pembelajaran bagi para pasangan keluarga untuk tetap kokoh mempertahankan rumah tangga dalam berbagai kondisi dan cobaan kehidupan.

Oleh: Septi W.S

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *