Pandangan Aliansi Mahasiwa dengan Diadakannya Perjanjian IEU-CEPA

Aksi masa mahasiswa di depan hotel Alila

Sukoharjo-Siang ini Kamis (22/02) tepat di depan Hotel Alila aliansi mahasiswa Solo Raya seperti PMII, HMI, GMNI, dan Solidaritas Perempuan Jogja yang memenuhi jalanan untuk melakukan aksi penolakan, terkait adanya perjanjian dagang dengan Uni EROPA yang perjanjiannya disebut IEU-CEPA. Dalam perjanjian tersebut dipertaruhkannya nasib Indonesia, dimana negara akan mendapat Investasi Modal, yang imbas dari perjanjian tersebut bisa langsung merugikan kepada buruh Indonesia, keterangan dari Edgar Bayu ditengah-tengah aksi berlangsung.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan penolakan mereka terhadap perjanjian IUE-CEPA. Karena dalam perjanjian itu yang menjadi sasarannya adalah buruh-buruh di Indonesia, yang bisa dibilang bahwa buruh itu merupakan komoditi barang yang diperjual belikan secara bebas. “Harapan dari diadakannya aksi ini, mahasiswa sangat menginginkan agar Indonesia itu makmur. Kita ini warga Indonsia, tapi kita bukan tuan rumah di negeri kita sendiri.” Ucap Edgar Bayu partisipan aksi masa dari Aliansi Mahasiswa Solo Raya.
Mahasiswa yang mengikuti aksi saling bersahutan mengeluarkan argumen serta berorasi, terkait perjanjian dagang antara Indonesia dengan Uni Eropa. Para mahasiswa sangat menginginkan kemakmuran bangsa Indonesia. Karenanya, mereka tidak menginginkan suatu perjanjian Internasional yang tidak melibatkan masyarakat. “Kita tidak bisa berprasangka buruk dengan pemerintah, memang kita percaya bahwa di sana adalah orang-orang pintar, tapi kok mereka menggunakan cara-cara seperti ini yang tidak memintarkan rakyat dengan cara diam-diam seperti ini.” Ulas Asharul Iman, salah satu aktivis organisasi ekstra kampus di Surakarta. (PS)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *