MAPALA SPECTA LAKUKAN EKSPEDISI DI PULAU SERAM

Mahasiswa Pecinta Alam Institut Agama Islam Negeri Surakarta (SPECTA) Melaksanakan Ekspedisi di pulau Seram Provinsi Maluku Tengah sejak 25 Oktober hingga 20 November 2019 lalu.

Tepatnya dilakukan di Gunung Binaiya 3027 mdpl yang berada di Pulau Seram, Maluku Tengah. Mereka melakukan pengabdian di Negeri kanikeh dan pendakian Gunung Binaiya.

Koordinator tim Ekspedisi, M.Abdur Rokim, menyebutkan kegiatan pendakian di Gunung binaiya ini mengangkat tema “Memberi cerita untuk maluku”. Pendakian berlangsung selama kurang lebih 9 hari dan diikuti sebanyak 8 orang anggota Mapala Specta.

Tim ekspedisi di gunung Binaiya

M. Abdur Rokim menjelaskan dalam Pendakian Gunung Binaiya anggota Mapala Specta mengumpulkan berabagai data dan informasi terkait data sejarah, mata pencaharian, teknologi, mitos, pemerintahan, pendidikan, sarana dan prasarana, serta berbagai sistem yang ada di masyarakat tersebut . Data diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap masyarakat di Negeri Huaulu, Negeri Roho dan Negeri Kanikeh. Terutama di Negeri Kanikeh untuk mencapai Negeri Kanikeh tersebut Tim Ekspedisi harus melewati segala medan baik kering maupun basah selama 3 hari.

Tidak hanya itu, tim Ekspedisi Mapala specta juga melakukan kegiatan pendidikan di SD YPPK Negeri Kanikeh yaitu desa terakhir pendakian gunung binaiya. berbasiskan Experiental learning Kegiatan ini mencoba mengajarkan kepada siswa-siswi bagaimana cara untuk menjaga dan menjalin kebersamaan dengan cara berdiskusi, bermain dan bernyanyi serta memotivasi dengan hadiah.

Tim ekspedisi mengajar di SD YPPK

Dari Ekspedisi di Gunung Binaiya, tim Mapala Specta memperoleh berbagai informasi tentang segala hal di wilayah tersebut. Mulai dari keindahan alam terutama pantainya, sejarah asal mula nama pulau Seram, cerita mitos di Negeri pedalaman Negeri huaulu, Negeri Roho, Negeri Kanikeh, dan berbagai hal menarik lainnya.

Hal menarik lain yang berhasil dikumpulkan adalah keberhasilan Mapala Specta memecahkan permasalahan Kesenjangan Sosial Dinegeri tersebut.

Bersama bapak Raja dan bapak kepala adat

Nantinya, data yang kami peroleh tersebut akan kami seminarkan di acara serangkaian milad Mapala Specta ke 26 Tahun. menjadi satu bahan buku “Ekspedisi XV. Tanah Maluku” dan Film Dokumenter. terangnya.

Salam Lestari !!!
(Humas Tim Ekspedisi/Aan)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *