Kuak Adanya Walisongo HMJ SPI Adakan Bedah Buku Atlas Wali Songo

Jajaran pemateri saat acara berlangsung

Sukoharjo-Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sejarah Peradaban Islam menggelar acara bedah buku Atlas Wali Songo karya dari Agus Sunyoto pada Kamis (25/10). Acara yang berlangsung siang hari ini mengambil tema Menguak fakta adanya wali songo sebagai asset kesejarahan Islam Nusantara. Dalam kesempatan tersebut sang pengarang buku Agus Sunyoto hadir secara langsung dari Malang untuk memaparkan esensi dari bukunya, selain itu sebagai pembandingnya ada Dr. Islah Gusmian, M.Ag yang juga merupakan dosen IAIN Surakarta.
Dengan bertempat di gedung Graha IAIN Surakarta ini acara berlangsung cukup antusias pasalnya tempat yang berseting lesehan ini dipenuhi oleh para mahasiswa. Dalam pemaparan materi Agus Sunyoto menyatakan bahwa latar belakang pembatan karyanya muncul sebab tidak adanya literasi yang membahas tentang sunan kalijaga.
“ Alasan saya membuat buku adalah karena dulu waktu saya membuka buku ensiklopedi Islam, saya mencari keterangan sunan kalijaga ternyata tidak ada dan walisongo juga tidak ada, maka dari itulah saya terdorong untuk membuat karya yang memuat tentang walisongo” Terang Agus Sunyoto saat membedah karyanya.
Islah selaku pembanding menyampaikan bahwa ada banyak sejarah di Indonesia yang ditulis berdasarkan perspektif kolonial, dan buku atlas wali songo ini menjadi bukti ketelitian bagaimana mengumpulkan data-data dan dokumen yang telah berlalu, sehingga menjadi penting untuk generasi muda dalam memahami asal usul budaya.
“Kita harus mengenali dan memahami asal usul kebudayaan kita, itulah mengapa Indonesia yang kaya dan beragam namun tetap bersatu” Ucap Islah saat menyampaikan materinya.
Acara bedah buku ini merupakan agenda terakhir dari kegiatan HMJ SPI dan acara ini menjadi sebuah usaha untuk menunjukan wali songo merupakan sumber sejarah Islam.
“Dari tema acara ini sudah jelas yah, untuk menguak fakta wali songo sebagai aset, meskipun banyak pro dan kontra sebab no document no history tapi nyatanya dengan munculnya buku atlas wali songo ini menjadi bukti bahwa wali songo ada sebagai rujukan sumber sejarah Islam Nusantara, maka HMJ SPI membedah buku ini untuk memberi pemahaman bahwa wali songo itu ada” Terang Firinda Nuvus saat di wawancari usai acara (SNM)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *