“HARI PUISI SEDUNIA”

BEKU

Oleh: Rahmy Hayyun

Ombak gemercik deras saling tabrak

Melahirkan sang buih-buih ringkih

Terombang-ambing diterpa sang bayu

Uap bukan debu

Pesakitan tertatih-tatih

Kembali membara mengingat mimpi

Uap bukan debu

Bangkit, embun, membeku

Jauh tampak indah, sangat indah, paling indah

Dekat tampak buram, runyam, padam

Uap bukan debu

Kepada yang terkasih, terima kasih

Harapan itu masih ada

Kembali bergejolak bersanding ada-mu

Kuasa-Nya masih berkesempatan

Ku kejar dengan penuh nafsu

Aku bukan debu

Debu yang terus menjadi debu

Hanya uap

Bisa kembali, kembali untuk hinggap

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *